Light trails Photography With Smartfren Andromax C By Wahyugray


Assalamualaikum, selamat siang brader Blogger :)
gimana kabar kalian? masih sehat kan seperti kemarin? :)
mudah-mudahan yah, di sini gw akan Berbagi Tips tentang Fotografi "Light trails".
Apa itu Fotografi Light Trails? Light trails adalah salah satu foto berjenis slow speed yang akan menghasilkan foto-foto malam dengan efek cahaya yang cantik dan luar biasa.
Mau lihat hasil jepretan gw dengan kamera Handphone yg jelek?
cekidot:

 




Mau tau caranya sob?
yaudah besok gw kasih yee... :p
wkwkwkk
tenang...gw bukan PHP seperti yg lo pikirkan.. :)

Peralatan


Untuk memotret light trails kita membutuhkan kamera dengan fitur kontrol manual, dimana kita bisa mengatur exposure dengan mengubah-ubah salah satu dari ketiga komponen segitiga eksposure.
Anda bisa menggunakan kamera DSLR, mirrorless atau bahkan pocket asal kamera pocket tersebut menyediakan fitur yang saya maksud diatas. Paling tidak, anda membutuhkan kamera yang mengijinkan kontrol shutter priority.
Apa saja alat tambahan dan aksesoris yang diperlukan:
  1. Tripod. Wajib!, kecuali anda rela jika garis lampu yang dihasilkan nantinya kelihatan tidak lurus (kalo ga ada ga usah di paksain)
  2. Download aplikasi Camera Fv5 Disini
  3. Kopi dan biskuit, sekalian sama grosir nya lo bawa...ahihihihii :D

Teknik Dasar

Secara prinsip, foto jejak lampu dihasilkan dengan kamera merekam pergerakan lampu mobil/motor dijalan saat malam hari. Karena durasi exposure yang cukup lama (beberapa detik), maka pergerakan lampu tersebut muncul sebagai garis cahaya yang menyusuri jalan.

Rekomendasi Setting aplikasi Camera Fv5

*Setting ISO elo lebih kecil dari punya gw, karena yg gw coba kalo ISO nya tinggi maka hasil foto akan Noise
*Pake Mode Open Shutter, di sini gw setting Open shutter nya 11.0", kalo mau lebih bagus sih sebenernya 10.0"
*Perhatikan juga Exposure nya

Tips Light Trail Lanjut

Berikut ini beberapa masalah yang sering muncul saat memotret light trails berikut solusinya:
  • Foto jejak lampu yang baik membuat mobil/motor menghilang dari foto. Kalau mobil/motor masih terlihat, berarti exposure anda kurang lama. Buat shutter speed yang lebih lama sampai mobil/motor tidak tampak lagi
  • Sama, kalau jejak lampu di foto anda putus-putus. Berarti setting shutter speed anda masih kurang lama
  • Kalau terjadi overexposure – foto terlalu terang, turunkan nilai aperture (contoh: dari f/4 ke f/8). Begitupula sebaliknya.

Semoga Postingan gw kali ini bermanfaat buat lo, nenek lo, embah lo, dan semua keluarga lo yg Metal-metal :D
See ya

2 komentar:

  1. Gan jadi tinggal lamain lagi ya shuternya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, timing shutternya di bikin sesuai kebutuhan aja..kalo ene mau lebih lama yaudah tinggal di setting lama

      Hapus